Posts Tagged ‘ Lintasan Pikiran ’

39. ZHIHAR

Saturday, 10 July 2010
By Mohammad Fauzy
39. ZHIHAR

Malam semakin luruh. Wajahnya yang gelap menebar di sepanjang jalan. Mobil Junaedi meluncur dengan kecepatan sedang mendekati Terminal Bis Kampung Melayu. Di kiri jalan, beragam penjual makanan dengan berbagai jenis dagangan sibuk melayani pembeli. Cahaya lampu mereka menerangi jalanan. “Wah, Bapak ngajarnya betul-betul sabar, ya,” suara Junaedi memecah keheningan. “Sabar gimana?”
Read more »

Tags: , , , , ,
Posted in FICTION | No Comments »

36. PERPISAHAN

Thursday, 15 April 2010
By Mohammad Fauzy
36. PERPISAHAN

Hal-hal semacam itu bukan kejadian-kejadian sederhana yang dapat diungkap dan diselesaikan secara segera, melainkan kejadian-kejadian pelik yang gaib, yang hanya dapat aku inderai sendiri, tidak oleh orang lain. Tidak heran kalau kemudian, beberapa orang lalu bereaksi secara negatif. Aku tidak mungkin mendiskusikan hal ini secara terbuka dengan semua orang. Selain, Wawan, Alidrus, Zainan, dan...
Read more »

Tags: ,
Posted in FICTION | No Comments »

35. JERITAN DAN ORANG GILA

Thursday, 18 March 2010
By Mohammad Fauzy
35. JERITAN DAN ORANG GILA

Setelah pulang kerja sore tadi, karena gerah, ia mandi. Setelah mandi, ketika melewati dapur yang terletak di belakang, menurut Wawan, ia mendengar suara anak-anak kecil. Semakin ia dengar dengan seksama, suara-suara itu semakin nyata, yaitu suara anak-anak kecil yang menjerit-jerit, “Ramai sekali suara mereka,” kata Wawan, “mereka menjerit-jerit minta tolong.”
Read more »

Tags: ,
Posted in FICTION | No Comments »

34. JERITAN-JERITAN

Friday, 26 February 2010
By Mohammad Fauzy
34. JERITAN-JERITAN

Jakarta, 15 Maret 2002 Hari ini, ibuku berangkat haji. Aku sangat menaruh harapan pada dirinya agar mendoakan aku sembuh dari segala jenis penyakit yang bersemayam di dalam diri. Dan, tentu saja, aku berharap, ketika pulang nanti, ia membawa air Zam Zam. Bagaimanapun, Air Zam Zam mengandung banyak khasiat. Aku yakin, penyakitku dapat disembuhkan air...
Read more »

Tags: , , , , , , ,
Posted in FICTION | 1 Comment »

33. ALIRAN-ALIRAN HANGAT

Tuesday, 9 February 2010
By Mohammad Fauzy
33. ALIRAN-ALIRAN HANGAT

Kejadian malam itu membuat aku semakin hati-hati dalam berhubungan dengan Yanti. Hati-hati, bukan terhadap Yanti, tapi terhadap diriku sendiri. Aku benar-benar kuatir dengan diriku. Dalam beberapa hari terakhir ini, emosiku benar-benar menjadi tidak stabil. Hawa amarah bergolak terus-menerus di dalam diriku. Karena itu, walau menurut Wawan dan Zainan aku telah memperoleh karomah dengan beberapa...
Read more »

Tags: , , ,
Posted in FICTION | No Comments »

30. IDENTITAS KEDUA

Wednesday, 23 December 2009
By Mohammad Fauzy
30. IDENTITAS KEDUA

Sampai malam hari, aku terus dihantui rasa bersalah. Aku merasa tidak nyaman dan gelisah. Betapa tidak, aku terus-menerus dihantui rasa takut gila. Petanda-petanda dan isyarat-isyarat yang muncul betul-betul menakutkan. Bahkan, kini, aku betul-betul merasa sudah seperti orang gila. Sudah jelas bahwa berhubungan dengan Yanti adalah sesuatu yang tidak baik, namun ternyata masih saja terus...
Read more »

Tags: , , , , , , , , , ,
Posted in FICTION | No Comments »

26. KENANGAN DAN MIMPI ANEH

Monday, 14 September 2009
By Mohammad Fauzy
26. KENANGAN DAN MIMPI ANEH

Dengan alasan besok aku harus mengantarnya, aku kemudian buru-buru pamit, pulang cepat-cepat dari kos-kosan Yanti. Di sepanjang perjalanan, dadaku tidak henti-hentinya masih berdegup kencang menahan takut. Di langit, bulan tinggal separuh ketika aku tiba di pertigaan Srengseng Sawah. Walau rasanya masih belum larut, ternyata suasana di sana tampak sepi sekali. Toko-toko yang berjejer di...
Read more »

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Posted in FICTION | No Comments »

25. SI ORANG GILA

Saturday, 5 September 2009
By Mohammad Fauzy
25. SI ORANG GILA

Bagiku, apa yang dilakukan Ibu Mira Diana itu sudah jauh melampaui grafologi. Grafologi sebagai ilmu jelas tidak sanggup “membaca” masa lampau seseorang. Ia hanya membaca karakter berdasarkan tulisan tangan dan jika kemudian ia menggunakannya untuk membaca tanda tangan, ini  pun sudah luar biasa. Tanda tangan seseorang sebagai identitas menunjukkan informasi yang  sangat terbatas dari...
Read more »

Tags: , , , , , , , , ,
Posted in FICTION | No Comments »

24. PEMBACA TANDA TANGAN

Sunday, 23 August 2009
By Mohammad Fauzy
24. PEMBACA TANDA TANGAN

Akhirnya, tiba juga masa perpisahan. Besok, diklat ditutup. Aku berpamitan dengan teman-teman, khususnya teman-teman dari Banten. Malam itu, aku mendatangi mereka satu per satu. Aku berpamitan dengan Syafrudin, Raenan, Rahman, dan Wan Ahmad.  Dalam kesempatan itu, mereka mengundang aku, pada suatu hari nanti, untuk bertandang ke kampus mereka di Banten. Aku mengucapkan terimakasih atas...
Read more »

Tags: , , , , ,
Posted in FICTION | 4 Comments »

CATATAN BAWAH SADAR 19

Sunday, 5 July 2009
By Mohammad Fauzy

Malam itu, aku, Wawan, dan Alidrus akhirnya sibuk menafsirkan pesan-pesan leluhurku. Untuk yang pertama, aku harus mencegah orang dekatku yang akan pergi ke luar kota sebelum ia membereskan masalahnya. Pesan ini, mudah ditafsir, tapi sulit ditebak? Siapakah orang dekatku yang akan pergi ke luar kota? Anak, isteriku tentu bukan, aku belum mendengar rencana seperti...
Read more »

Tags: , , , , , , , ,
Posted in FICTION | No Comments »

Pages

What people are reading right now