35. JERITAN DAN ORANG GILA

Thursday, 18 March 2010
By Mohammad Fauzy
35. JERITAN DAN ORANG GILA

Setelah pulang kerja sore tadi, karena gerah, ia mandi. Setelah mandi, ketika melewati dapur yang terletak di belakang, menurut Wawan, ia mendengar suara anak-anak kecil. Semakin ia dengar dengan seksama, suara-suara itu semakin nyata, yaitu suara anak-anak kecil yang menjerit-jerit, “Ramai sekali suara mereka,” kata Wawan, “mereka menjerit-jerit minta tolong.”
Read more »

34. JERITAN-JERITAN

Friday, 26 February 2010
By Mohammad Fauzy
34. JERITAN-JERITAN

Jakarta, 15 Maret 2002 Hari ini, ibuku berangkat haji. Aku sangat menaruh harapan pada dirinya agar mendoakan aku sembuh dari segala jenis penyakit yang bersemayam di dalam diri. Dan, tentu saja, aku berharap, ketika pulang nanti, ia membawa air Zam Zam. Bagaimanapun, Air Zam Zam mengandung banyak khasiat. Aku yakin, penyakitku dapat disembuhkan air...
Read more »

33. ALIRAN-ALIRAN HANGAT

Tuesday, 9 February 2010
By Mohammad Fauzy
33. ALIRAN-ALIRAN HANGAT

Kejadian malam itu membuat aku semakin hati-hati dalam berhubungan dengan Yanti. Hati-hati, bukan terhadap Yanti, tapi terhadap diriku sendiri. Aku benar-benar kuatir dengan diriku. Dalam beberapa hari terakhir ini, emosiku benar-benar menjadi tidak stabil. Hawa amarah bergolak terus-menerus di dalam diriku. Karena itu, walau menurut Wawan dan Zainan aku telah memperoleh karomah dengan beberapa...
Read more »

32. AMARAH

Monday, 18 January 2010
By Mohammad Fauzy
32. AMARAH

Aku tiba di rumah agak siang hari itu. Badanku kurang enak setelah mengajar tadi. Rumah sepi. Tidak aku temui isteriku. Anakku jelas masih sekolah. Ia biasa pulang sangat siang sekali. Karena itu, setelah mengganti pakaian, aku langsung menuju kamar kerja. Terasa hawa dingin menyergap. Di sana, kulihat Wawan sedang duduk dalam posisi bersamadi. Tangannya...
Read more »

31. SKIZOFRENIA

Thursday, 31 December 2009
By Mohammad Fauzy
31. SKIZOFRENIA

Masih menatapku, ia tersenyum. Sesuatu mendadak membuat aku terpaku. Cahaya lampu di koridor langsung meredup kekuning-kuningan. Gadis yang cantik sekali berada di depan mataku. Cahaya lampu yang kuning kejinggaan menerpa wajahnya. Cahaya itu tampak memberikan tekstur tertentu pada wajah gadis tersebut. Tekstur yang indah.  Hal ini jelas bukan baru sekali terjadi. Hal yang sama,...
Read more »

30. IDENTITAS KEDUA

Wednesday, 23 December 2009
By Mohammad Fauzy
30. IDENTITAS KEDUA

Sampai malam hari, aku terus dihantui rasa bersalah. Aku merasa tidak nyaman dan gelisah. Betapa tidak, aku terus-menerus dihantui rasa takut gila. Petanda-petanda dan isyarat-isyarat yang muncul betul-betul menakutkan. Bahkan, kini, aku betul-betul merasa sudah seperti orang gila. Sudah jelas bahwa berhubungan dengan Yanti adalah sesuatu yang tidak baik, namun ternyata masih saja terus...
Read more »

Pages

What people are reading right now