Tolaklah Kejahatan dengan Perbuatan Baik

Friday, 22 January 2010
By Mohammad Fauzy

Tolaklah (hai Muhammad) kejahatan mereka dengan cara yang lebih baik. Kami mengetahui benar apa yang mereka gambarkan. Katakanlah olehmu, “Ya Allah Tuhanku, aku mohon perlindungan kepada Engkau dari bisikan setan (yang memperdayakan). Dan aku mohon perlindungan dari Engkau wahai Tuhanku, dari kehadiran setan-setan itu. (Al Mu’minun, QS 23: 96-98).

Allah mengajarkan kepada Muhammad SAW untuk menghadapi perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan kaum musyrikin yang jahat dengan cara yang baik. Misal, dengan memaafkan mereka asal tidak membawa kepada kelemahan dan kemunduran dakwah.

Hal ini menginspirasikan:

Sebuah keburukan akan lebih tepat bila dihadapi dengan kebaikan dari pada dihadapi dengan keburukan. Kebaikan-kebaikan dapat menjadi penawar perbuatan buruk. Bila seseorang berbuat jahat, maafkan dirinya dan atau balas dengan kebaikan. Ini jauh lebih mempengaruhi diri orang tersebut dari pada membalasnya dengan perbuatan jahat atau bahkan yang lebih jahat lagi.

Allah menjelaskan dalam surat Fushshilat (QS 41: 34): Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah menjadi teman yang sangat setia.

Berbuat baik kepada orang yang berbuat kejahatan ternyata dapat membuat orang tersebut menjadi sahabat yang sangat setia. Sebaliknya, bila berbuat kejahatan pada orang lain tolaklah kejahatan diri sendiri dengan cara berbuat baik kepada orang tersebut. Insya Allah, Allah akan mengampuni dosa-dosa yang diperbuat sebelumnya.

Bila Allah menganjurkan menolak kejahatan orang lain dengan kebaikan maka kejahatan-kejahatan yang ada pada diri sendiri tentu dapat juga ditolak dengan perbuatan-perbuatan baik. Lakukan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan keburukan-keburukan diri.  Misal, biasakan bangun subuh untuk ‘menentang’ kebiasaan bangun siang. Biasakan makan yang pahit-pahit untuk ‘menentang’ kebiasaan makan yang manis-manis. Insya Allah, hal ini akan memberikan kebaikan, mendatangkan kesehatan, dan pahala dari Allah.

Karena itu, bermuhasabahlah, cari dan lakukanlah kegiatan-kegiatan yang belum pernah dilakukan selama kegiatan-kegiatan tersebut berada dalam batas koridor kebaikan. Misal, tidak pernah bertamasya ke luar kota, sesekali lakukanlah. Tidak pernah naik bis kota, sesekali lakukanlah. Tidak pernah bersedekah, sesekali lakukanlah. Insya Allah, perbuatan-perbuatan baik  yang belum pernah dilakukan ini akan memberi pencerahan, masih ada sisi lain dari kehidupan ini dan sisi lain  ini menghancurkan kemonotonannya. Dan, karena itu, waspadalah: perhatikan hal-hal yang paling dibenci. Jika yang dibenci itu masih dalam koridor baik atau tidak memiliki dasar argumen untuk membencinya, dekatilah. Sebaliknya, perhatikan hal-hal yang paling dicintai. Jika yang dicintai itu berada dalam koridor kejahatan, jauhi. Biasanya, ini merupakan sumber-sumber penyakit bagi jiwa dan raga. Mencintai sesuatu, apalagi secara berlebihan, merupakan pintu masuk bagi setan.

Jadi, lakukan semua perbuatan baik. Jangan lupa berdoa, mohon perlindungan kepada Allah SWT dari bisikan dan kehadiran setan yang terkutuk. ***

Tags: ,

One Response to Tolaklah Kejahatan dengan Perbuatan Baik

  1. Djony Herfan on Friday, 22 January 2010 at 05:04

    … menjadi semakin banyak buah kebaikan hati dan ketulusan budi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Pages

What people are reading right now